“Toko” ala Negeri Belanda

Mulut jalan menuju Zeedijk, Toko Dun Yong juga terkenal untuk cuci mata lihat barang Asia. Photo: Teguh Hartanto

Istilah toko kalau menurut masyarakat Belanda adalah supermarket-minimarket khusus menjual barang sehari-hari dari Asia, bisa dari China, Jepang, Thailand dan yang utama adalah Indonesia. Bisa juga untuk penyebutan warung ramesan di Belanda. Walaupun tidak melulu spesifik ke Indonesia tapi juga turunannya yaitu Suriname. Selain diperuntukan bagi orang-orang asia toko juga disukai masyarakat Belanda khusunya yang sudah terbiasa dengan makanan asia khususnya lagi Indonesia.

Continue reading ““Toko” ala Negeri Belanda”

De Wallen, Sarkemnya Amsterdam!

Suasana padi di De Wallen. Photo: Teguh Hartanto

Sekarang saya coba mereportase tentang kawasan Red Light District di Amsterdam, khususnya De Wallen. Sengaja photo yang dilampirkan adalah suasana pagi saja, toko-toko belum pada buka 😉 Juga dikarenakan tidak mudah mengambil photo pada jam buka, bisa-bisa kena gertak. Biasanya kesibukan di pagi hari berupa bersih-bersih kamar oleh housekeeping, pengambilan sampah oleh truk sampah dan kesibukan antar barang dengan truk-truk besar, seperti: minuman, kebutuhan caf, stock barang etc. Rumah-rumah yang berada dalam kawasan tidak hanya sebagai tempat prostitusi tetapi juga menjadi rumah-apartement umum, mungkin keluarga ataupun tidak. Mereka yang tinggal di kawasan ini sudah bermental baja, bukan dengan godaan tetapi karena kebisingan di malam hari.

Continue reading “De Wallen, Sarkemnya Amsterdam!”

“Fiets” Sang Raja Jalanan

fiets-1
Suasana lalu-lintas dan parkir sepeda. Photo: Teguh Hartanto

Kalau di Indonesia raja jalanan layak disandak becak, di Belanda para pengenjot sepedalah yang menyandang sebagai raja jalanan, jangan macam-macam sama para komuter sepeda. Pengguna jalan lainnya akan selalu memprioritaskan para pesepeda. Kalau tidak terlalu mahir naik sepeda, jangan coba-coba naik sepeda terutama pada jam-jam sibuk, bisa-bisa kena semprot. Karena kota Amsterdam sebagai tujuan wisata dan banyak turis yang tidak mahir naik sepeda, membuat warga lokal tidak menyukainya. Negeri Belanda merupakan dataran flat dan cendrung horizontal saja, maka akan nyaman untuk selalu bersepeda, tanjakan yang ada palingan cuma jembatan saja. Jumlah sepeda total jendral di Belanda adalah melebihi jumlah penduduknya sendiri yang sekitar 17 juataan. Sepeda menjadi alat vital transportasi, baik itu untuk bekerja, kuliah, sekolah, belanja dan seterusnya.

Continue reading ““Fiets” Sang Raja Jalanan”

“Coffeeshop” di Belanda

Penyebutan Coffee Shop di Belanda bukan berarti tempat warung kopi saja tetapi merupakan warung kopi plus menjual ganja, hasis dan selevelnya (sebagai menu utama). Karena selain menjual ganja dan teman-temannya Coffee Shop  juga menyediakan hidangan kopi, teh, minuman ringan, snack dan lainnya sebagai menu sekunder. Tetapi tidak boleh menjual alkohol seperti bir, wine ataupun spirit, hal ini merupakan aturan dasar untuk tempat Coffee Shop (takut nanti banyak yang nafsu untuk mabuk kombi). Setahu saya tidak semua kota – propinsi di Belanda memperbolehkan ada Coffee Shop (kalau hanya sebatas memakai di Belanda boleh saja dimanapun berada).

Continue reading ““Coffeeshop” di Belanda”

Salam dari Amsterdam

Halo ini adalah tulisan pertama saya di blog ini, sebelumnya cuma test test aja.

Saya memulai untuk menulis dan membuat web untuk mengisi aktifitas selama tinggal di Belanda. Yah semenjak tahun 2017 saya menetapkan untuk pindah tinggal di negeri Belanda, tepatnya di kota Amsterdam. Sebelumnya semenjak dari tahun 2011 saya sodah bolak-balik tinggal Jogja – Amsterdam dan baru akhirnya kami putuskan untuk tinggal permanent buat saya di Belanda untuk kemudahan. Seterusnya nanti saya coba akan membuat tulisan reportase tentang kehidupan keseharian dan pernak-pernik di Belanda dan khususnya di Amsterdam yang bukan dari sudut pandang turis wisata. Biarlah tulisan pertama ini menjadi semacam memo untuk mengingatkan beberapa tema yang hendak saya buat tulisan, seperti diantaranya:

  • Coffee Shop – Ganja
  • De Wallen – Red Light District
  • Toko (supermarket barang Asia)
  • Supermarket
  • Central Amsterdam
  • Kehidupan keluarga
  • Rumah
  • Pendidikan
  • Rokok

Continue reading “Salam dari Amsterdam”

Amsterdam, Hampir Musim Semi

Halo, ini adalah tulisan perdana dari blog ini.

Tanggal 13 hari Selasa bulan Maret 2018, cuaca di Amsterdam kembali terasa beku lagi sedangkan sebelumnya sudah merasa optimis akan menuju hangatnya musim semi. Malahan prakiraan cuaca menyebutkan untuk akhir minggu ini temperatur akan menuju di bawah 0 derajat celcius. Sedangkan sekarang temperatur menunjukan 5 derajat dan berasa seperti 3 derajat celcius.